Kamis, 06 Oktober 2011

kerjasama dan jaringan perpus modul 1

MODUL 1
Konsep Dasar Perpustakaan dan Jaringan Informasi

  • Kerjasama perpustakaan semula melibatkan kerjasama antara 2 perpustakaan atau lebih tanpa melihat apakah kerjasama tersebut menggunakan bantuan komputer atau fasilitas telekomunikasi atau tidak.
  • Kerjasama antar perpustakaan telah ada sejak abad 19 di Jakarta, pada waktu itu belum ada telepon apalagi computer
  • Munculnya komputer yang dapat dihubungkan dengan komputer di perpustakaan lain menimbulkan istilah jaringan informasi
  •  Disamping jaringan perpustakaan masih ada pula jaringan informasi yang anggotanya tidak terbatas pada perpustakaan saja melainkan juga unit informasi diluar perpustakaan seperti pusat dokumentasi, bank data, pusat analisis informasi, dan pusat rujukan

Kegiatan Belajar 1    -           Konsep Kerjasama
  • Konsep sinergi            : yaitu kegiatan bersama mau melakukan untuk kerja atau kinerja yang lebih besar dibandingkan dengan kegiatan masing-masing
  • Beberapa alasan perpustakaan mau bekerjasama        :
1.                  Meningkatkan jumlah buku yang diterbitkan setiap tahun sehingga perpustakaan tidak mampu membeli buku baru untuk kepentingan pembacanya
2.                  Semakin banyaknya jenis media yang diterbitkan, seperti bentuk microfilm juga CD-ROM (Compacty Disc Read Only Memory)
3.                  Meningkatnya kebutuhan pemakai karena berkembangnya pendidikan, serta majunya ilmu pengetahuan sehingga memaksa orang yang sudah bekerja untuk belajar kembali agar ilmu mereka tidak ketinggalan
4.                  Tuntutan masyarakat untuk memperoleh informasi yang sama baiknya dengan tidak memandang dimana mereka berada
5.                  Berkembangnya teknologi khususnya komputer dan telekomunikasi
    • Dalam computer terdapat modem yaitu         : alat untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
    • Fax yaitu         : Foto copy jarak jauh
6.         Tuntutan penghematan           : bila sebuah buku dibeli perpustakaan lain maka dalam skema kerjasama, perpustakaan dapat meminjam buku tersebut selama terikat pada ketentuan perpustakaan

A.        PENGERTIAN JARINGAN PERPUSTAKAAN
Arti jaringan merujuk pada pengertian berikut ini      :
1.            Badan yang khusus dibentuk untuk melaksanakan jasa perpustakaan gabungan, kadang-kadang namun tidak selalu, jasa tersebut berbantuan komputer
2.            Perangkat keras fisik komunikasi semacam kabel, sakelar yang merupakan saluran sinyal elektronik yang berada di sebuah gedung atau meliputi sebuah kawasan geografis yang lebih luas
3.            Perangkat lunak yang mengirimkan informasi dari satu tempat ke tempat lain dengan cara melalui hubungan fisik komunikasi
4.            Jasa yang tersedia dalam sistem telekomunikasi seperti surat elektronik dan konferensi jarak jauh
5.            Berbagai kelompok yang tergabung melalui sebuh sistem koneksi seperti BITNET yang menjalin komunikasi di lingkungan perguruan tinggi
Ø  Di lingkungan perpustakaan , istilah jaringan mengacu pada perangkat keras, perangkat lunak, proyek, badan, dan system komunikasi.
Ø  Perangkat keras merujuk pada bentuk fisik misalnya: perpustakaan, alat, alat yang digunakan di perpustakaan
Ø  Perangkat lunak berarti : Program, instruksi, rencana yang akan dilaksanakan
Ø  Jaringan perpustakaan : bermakna sebuah kumpulan perpustakaan yang melayani sejumlah badan, instansi atau lembaga atau melayani berbagai instansi yang berada di bawah yurisdiksi tertentu dan memberikan sejumlah jasa sesuai dengan rencana terpadu untuk mencapai tujuan bersama
Ø  Jaringan perpustakaan dalam bahasa inggris disebut Library cooperative
Ø  Konsorsium perpustakaan       : dua perpustakaan atau lebih yang bekerja bersama-sama mengerjakan sejumlah proyek, dapat menggunakan komputer dan telekomunikasi namun dapat pula tidak menggunakannya
Ø  Jaringan bibliografi atau bibliographic network          : adalah badan nirlaba yang bertujuan mencari laba dengan memberikan sistem rujukan nasional dan internasional, contohnya BRS, DIALOG, dan Mead
Ø  Kerjasama maupun jaringan informasi bertujuan agar pemakai memperoleh data atau informasi di mana saja mereka berada dan dari mana saja asal informasi tersebut.

Kegiatan Belajar 2    -           Konsep Jaringan
  • Jaringan merupakan alih bahasa istilah Network (jaringan kerja)
  • Pengertian jaringan mencakup :
1.      Badan yang dibentuk untuk memberikan jasa gabungan perpustakaan, baik yang berbasis elektrik maupun tidak
2.      Perangkat keras komunikasi yang berupa benda seperti kabel, sakelar yang mengirim sinyal elektronik dalam sebuah gedung atau dalam kawasan geografis yang lebih luas
3.      Perangkat lunak yang mengirim informasi dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan sambungan komunikasi fisik artinya berupa benda
4.      Jasa yang disebarkan melalui sistem telekomunikasi seperti pos elektronik, konferensi berbantuan computer
5.      Sambungan kelompok afinitas (affinity) melalui berbagai system seperti ALANET (dioperasikan oleh ALA kepanjangan dari American Library Association atau Asosiasi Perpustakaan Amerika), BITNET (komunikasi murah untuk perguruan tinggi, OCLC atau Online Computer Library Center (kerjasama yang mengembangkan sistem telekomunikasi dan pangkalan data)
·         Webster’s new world dictionary of the American language menyatakan bahwa jaringan ialah kelompok, sistem atau rantai yang saling terhubung atau terkait (an interconnection or interrelated chain, group or system)
·         Menurut Webster, Sistem : adalah himpunan atau susunan benda atau hal yang demikian berkaitan atau berhubungan sehingga membentuk sebuah kesatuan atau organic secara keseluruhan
·         Bila istilah informasi digabungkan dengan istilah jaringan, terbentuklah konsep baru disebut jaringan informasi (information network) kadang-kadang ditambah dengan sitilah sistem sehingga menjadi information network system
·         Informasi : kata yang tersusun rapid an bermakna
·         Data dapat tidak berubah sedangkan informasi dapat berubah
·         Dalam konteks teknologi informasi, informasi terdiri dari :
1.      Data numerik : data bilangan seperti 17.600
2.      Data audio            : data suara seperti ucapan, berita radio
3.      Data tekstual : lazimnya tercetak seperti buku, majalah, surat kabar dan sebagainya
4.      Data citra : data berupa gambar, lukisan, foto (stasioner) dapat pula berupa gambar hidup seperti film
  • Jenis informasi dilihat dari segi sasaran penerima informasi :
1.            informasi ilmiah, berasal dari para peneliti ditujukan kepada peneliti lain
2.            informasi professional, merupakan informasi yang berasal dari dan untuk pelaksana, pimpinan dan pendidik, sifatnya praktis dan cepat digunakan
3.            informasi komunitas, ditujukan pada tokoh masyarakat, pembentuk undang-undang, dan media masa
4.            informasi individu, ditujukan kepada individu untuk kepentingan individu dan perubahan sikap individu
·         Teknologi informasi : teknologi untuk pengadaan, pengolahan, pemencaran, temu balik dan pendayagunaan, computer, video, surat elektronik, system pakar dan sejenisnya
·                                                         Beberapa jaringan yang kita temui dalam praktek sehari-hari :
1.            jaringan computer
2.            jaringan telekomunikasi
3.            jaringan perpustakaan
4.            jaringan informasi non perpustakaan atau dokumentasi
5.            jaringan sitasi termasuk jaringan majalah, pengarang maupun komunikasi formal lainnya
6.            jaringan pengarang
·         lazimnya jaringan informasi dan dokumentasi menyimpan data bibliografis artinya data yang berkaitan dengan buku dalam arti luas (data pengarang, judul, subjek, klasifikasi, abstrak, dan sejenisnya).
·         Bank data adalah unit penyimpanan data.

A.    JARINGAN PERPUSTAKAAN
·         Jaringan kerja informasi (information network) : adalah suatu system terpadu dari badan-badan yang bergerak dalam bidang pengolahan informasi, seperti perpustakaan, pusat dokumentasi, pusat analisis informasi, pusat informasi dengan tujuan menyediakan pemasukan data yang relevan tanpa memperhatikan bentuk maupun asal data untuk keperluan masyarakat pemakai.
·         Perpustakaan umum : suatu perpustakaan yang melayani penduduk secara cuma-cuma atau dengan pembayaran yang nominal.
·         Perpustakaan khusus : suatu jenis sistem informasi tempat menyimpan dokumen yang disusun untuk keperluan referens dan studi, biasanya untuk sekelompok pemakai.
·         Dokumen : suatu media tempat penyimpanan data, informasi dan pengetahuan dengan tidak memandang bentuk fisik maupun karakteristiknya.
·         Pusat dokumentasi : tempat menyimpan dokumen, lazimnya dokumen yang berbentuk bukan buku, untuk dikelola, diberi anotasi dan diindeks dengan tujuan utama adalah distribusi. Tugas dokumentasi lainnya adalah menyiapkan bibliografi.
·         Clearing house : suatu tempat penyimpanan dokumen dengan tugas tambahan sebagai pengumpulan, klasifikasi dan distribusi informasi serta memerlukan catatan tentang penelitian dan pengembangan yang masih dalam taraf penjajagan, masih dilakukan dan yang sudah selesai. Contohnya BIO ROP, clearing house untuk kewanitaan adalah PDII-LIPI.
·         Pusat reveral atau focal point : suatu pusat yang menyediakan reveral (rujukan) untuk suatu bidang bagi ahli yang memerlukannya.
·         Pusat anlisis informasi : pusat yang bertugas mempersiapkan state of the art ataupun monograf yang bersifat evaluatif dan alnalitis tentang suatu subjek, atau pusat yang mengerjakan indeks, sari karangan atau abstrak, terjemahan, tinjauan literature (review), sintesis, menilai informasi, menilai data dalam suatu bidang khusus yang telah diolah menurut tingkat keperluan. Contoh Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat FEUI.
·         Pusat informasi : suatu pusat yang bertugas memberikan informasi yang diolah dari sumber lain mengenai suatu bidang khusus. Contoh pusat informasi pertanian, pusat informasi pariwisata, dll.



B.     KOMPONEN JARINGAN INFORMASI
  1. Komponen jaringan informasi terdiri dari :
1.            Struktur orgnisasi
Harus dapat dipertanggungjawabkan dari segi hukum, perencanaan serta pengambilan kebijakan.
2.            Rencana kerjasama
a.                   Rencana jangka pendek : kegiatan selama 1 tahun
b.                  Rencana jangka menengah : mencakup waktu 1-3 tahun
c.                   Rencana jangka panjang : mencakup waktu lebih dari 3 tahun ke depan
3.            Simpul (nodes)
Peserta jaringan yang terdiri dari berbagai system informasi (perpustakaan, pusat dokumentasi)
4.            Pemakai
dapat berupa anggota perpustakaan dan unit yang bergerak di bidang informasi, dapat pula orng yang berada di luar unit tersebut.
5.            Tingkat jasa peserta
Jaringan perlu menentukan jasa apa saja yang ditawarkan oleh masing-masing simpul, untuk siapa, bagaimana bentuknya (misalnya hanya jasa rujukan belaka, penyerahan dokumen, data dan informasi)
6.            Sistem komunikasi antara simpul
Simpul disini adalah anggota jaringan, berupa perpustakaan, pusat dokumentasi, bank data dan sejenisnya.
7.            Kode pesan atau berita antar simpul yang baku dengan tujuan tercapai pembakuan pengertian.
8.            Katalog induk terpusat untuk mengetahui di mana saja dokumen di simpan diantara simpul.
9.            Pedoman pemilihan dokumen apa saja yang akan disimpan oleh peserta jaringan, serta bagaimana kemutakhirannya.
10.        Prosedur evaluasi untuk kerja jaringan
11.        Program pelatihan bagi para pemakai serta peserta jaringan

C.    BENTUK JARINGAN
  • Bentuk-bentuk jaringan adalah sebagai berikut :
1.            Jaringan non terpimpin
Bentuk jaringan tanpa ada pusat pengarah komunikasi
2.            Jaringan terpimpin
Ada kordinator sehingga hubungan antar sesame simpul tidak terjadi
3.            Jaringan non terpimpin dengan pusat khusus
Para anggota jaringan dapat berhubungan langsung dengan pusat khusus. Jumlah hubungan antara simpul dengan pusat khusus hanyalah 6 saluran
4.            Jaringan terpimpin dengan pusat khusus
5.            Komunikasi antara 2 jaringan terpimpin
6.            Hubungan jaringan terpimpin dengan pusatb khusus dengan jaringan terpimpin lainnya

D.    JARINGAN BERBASIS SUBJEK
  • Sistem terpasang (online system) : antara penelusur yang menggunakan terminal terdapat hubungan langsung melalui fasilitas telekomunikasi dengan kmputer pusat yang menyimpan berbagai pangkalan data (data base)
1.      Jaringan berbasis subjek
a.                   Kedokteran
·         Jaringan informasi subjek yang pertama kali dikomputerkan dilakukan oleh National library of medicine, selanjutnya disingkat NLM (AS) pada tahun 1964
·         Indeks medicus : majalah indeks bidang kedokteran mencakup sekitar 5,500 majalah kedokteran terbitan dunia termasuk majalah kedokteran terbitan indonasia
·         Indeks medicus yang tersimpan dan tertelusurkan dalam bentuk terbacakan mesin itu disebut MADLARS (Medical Literature Analysis and Retrieval Service) disebarkan ke Eropa Barat melalui British Library serta sebuah pusat lagi di Stockholm untuk kawasan Skandinavia, berkas NLM dapat diakses secara terpasang.
b.      Pertanian dan ilmu makanan
·         AGRIS merupakan system informasi internasional untuk ilmu pertanian dan teknologi pertanian, dikelola oleh Food and Agriculture Organization. Pusat koordinasi berada di Roma. Informasi yang terkumpul disebarluaskan dalam bentuk pita, magnetis dan cetakan. Bentuk cetakan dikenal dengan judul Agrindex, masukan untuk Indonesia dikoordinasi oleh PUSTAKA Bogor.
c.                               Ilmu-ilmu lingkungan (Environmental Sciences)
·         INFOTERRA merupakan jasa referal internasional untuk informasi mengenai masalah lingkungan. Mencakup 108 negara termasuk Indonesia
·         Bentuk iuran adalah International Directory of Information Sources diedarkan ke titik vocal nasional dua kali setahun.
·         Focal point untuk Indonesia adalah Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup, dibantu secara teknis oleh LIPI.
d.                              Perhubungan
·         Sembilan belas Negara bersama-sama membentuk ICDET, International Coorperation Transport Economics Documentation. Dokumen yang diperoleh dari berbagai Negara diolah oleh computer pusat yang berada di Paris dengan tujuan memberikan jasa tanya jawab serta penyerahan dokumen asli ke Negara anggota
e.                               Energi
·         Pada tahun 1974 OECD membentuk International Energy Agency dengan tujuan mengembangkan sumber energi alternative
f.                               Pendidikan
·         Masyarakat Eropa menuju pembentukan jaringan informasi bernama EURYDICE pada tahun 1980.
·         Tujuan untukmemasok para pengambil keputusan akan jasa tanya jawab secara cepat menyangkut masalah pendidikan.
·         Unit EURYDICE berada di Brussel, bertugas menyusun katalog induk
·         Jaringan informasi lainnya yang lebih besar adalah ERIC (Educational Resources Information Center) system, berpusat di Washington DC didirikan tahun 1966. Tujuan utamanya menyebarkan informasi yang dihasilkan dari penelitian untuk kepentingan praktisi dan ilmuwan pendidikan
·         Di Indonesia, badan yang banyak menggunakan terbitan ERIC ialah Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan
g.                              Kerbau
·         Pusat informasi mengenai kerbau terdapat di India dan Bangkok, pusat di Bangkok bernama International Buffalo Information Center, bertugas mengumpulkan informasi kajian mengenai kerbau, menerbitkan indeks serta menyusun direktori penelitian yang berkajian dengan kerbau
2.      Jaringan Terpasang (Online Network)
a.                                           ESANET
Didirikan untuk penelusuran terpasang terhadap berbagai bagian European Space Agency (ESA) dan industri ruang angkasa eropa
b.                                          Euronet/ DIANE
Merupakan jaringan transmisi data mencakup kawasan eropa yang tergabung dalam Masyarakat Eropa (ME), dimiliki dan dikelola bersama-sama oleh PTT sembilan Negara ME. Euronet mulai beroperasi tahun 1979, sedang DIANE mulai tahun 1990
DIANE merupakan jaringan informasi dengan 30 komputer Hos terkait, mencakup sekitar 100 pangkalan data serta ribuan kata sandi
Sistem terjemahan mesin diberi nama SYSTRAN, system terjemahan automatis mencakup kamus 8 bahasa Eropa Barat serta digunakan untuk menterjemahkan beberapa pangkalan data Euronet/ DIANE
c.                                           SCANNET
Jaringan dokumentasi dan informasi ilmiah didirikan oleh NORDFORSK (Dewan Penelitian Terapan Skandinavia), mulai beroperasi tahun 1976 dengan simpul terletak di kota Kopenhagen, Goterborg, Helsinki, Oslo dan Stockholm
d.      TYMNET
Jaringan komunikasi yang dikembangkan oleh Tymshare tahun 1977, bertujuan menyediakan akses efektif biaya, dapat dihandalkan dari terminal jarak jauh ke computer pangsa waktu milik Tymshare
3.      Public Packet Switching Networks
Sejak tahun 1980 di Inggris terdapat International Packet Switching Service (IPPS) hingga memungkinkan penelusur Inggris mengakses Hos computer (computer host)
4.      Jaringan Referal
Dalam lindungan jaringan informasi nasional, tersedia fasilitas untuk mengumpulkan dan memencarkan data mengenai semua jenis sumber informasi. Salah satu usaha tersebut misalnya penerbitan British Library berjudul Research in British Universities, Polytechnics and Colleges dan Aslib Directory
5.      Pilalang Informasi
Perusahaan dan kantor melakukan penelusuran terpasang melalui perantara, lazim disebut pialang informasi (Information Brokers). Pialang ini dapat berupa perpustakaan umum, perguruan tinggi, asosiasi penelitian, badan pemerintah, perusahaan swasta.
6.      Penjaja (Vendor) Informasi
Pembagian pangkalan data tergantung pada literature yang digunakan. Ada yang membagi dua jenid yaitu pangkalan data sumber (termasuk di salmanya pangkalan data teks lengkap dan numeric) serta pangkalan data reserens. Ada juga yang membagi menjadi 3  yaitu pangkalan teks lengkap, numeric dan bibliografis.
·                     Full tex database
Adalah pangkalan data yang berisi teks lengkap sebuah majalah atau surat kabar atau terbitan lainnya, di Indonesia misalnya Kompas. Keuntungan dari pangkalan data ini adalah :
1.            dapat diperoleh secara terpasang
2.            materialnya bersifat mutakhir, diperbaharui setiap hari
3.            dengan berkembangnya teknik simpan dan temu balik, timbul kesempatan menelusur secara bebas
Basis data teks lengkap dibagi 2 jenis, yaitu :
1.      pangkalan data yang memberikan informasi sejenis direktori
2.      pangkalan data teks lengkap
Untuk blibiographic utilities tercatat 4 buah yang besar :
a.          OCLC
Merupakan sebuah pangkalan data bibliografi yang bertujuan memberikan jasa pengatalokan, penelusuran, jasa fotocopi
b.      RLIN (Research Libraries Information Network)
Jaringan perpustakaan khusus Amerika
c.          WLN (Washington Library Network)
Jaringan perpustakaan di Negara bagian Washington AS
d.      UTLAS (University of Toronto Library Automation System)
7.   Sistem Penyerahan Dokumen
Kini di Eropa Barat tengah dikambangkan system serah dokumen dalam waktu satu malam dengan biaya menyamai biaya melalui system pinjam antara perpustakaan atau disebut ARTEMIS (Automated Retrieval of Text Europe Multinational Information Service)













































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar